Catatan dari Hillsong Live Concert at Graha Betany Wanea Plaza Manado

9:57:00 AM

Hillsong Live Concert at Graha Betany Wanea Plaza Manado – “Awesome...!!!” , “Dahsyat dan Luar Biasa...” mungkin dapat sedikit menggambarkan suasana Konser Live dari Tim Hillsong Australia yang dilaksanakan kemarin pada hari Selasa, 16 Oktober 2012.
Dengan kapasitas Graha yang kira – kira dapat menampung 3000 orang membuat suasana di dalam gedung sangat ramai.
Konser ini sendiri merupakan rangkaian acara dari Pacific TV Manado dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke ....
Konser dari tim Hillsong Australia ini terselenggara atas kerjasama Pacific TV, Radio Manado, Gereja Betany, serta gereja-gereja lain yang ada di Manado.
Kemeriahan penonton, kemegahan Lighting yang digunakan, dan semangat yang ditunjukkan oleh tim Hillsong membuat acara yang dimulai dari pukul 19.00 WITA hingga pukul 22.30 WITA terasa seperti hanya sebentar saja.
Setiap orang yang hadir dalam konser Rohani ini benar-benar merasakan hadirat Tuhan yang luar biasa di tempat berlangsungnya konser.

kemeriahan acara ini tentunya tidak kalah dengan kemeriahan saat ada pengucapan syukur di Lobu.

Sedikit berbagi, saya datang ke tempat konser tanpa tiket. Tapi Puji Tuhan, ada teman yang dengan tulus memberikan saya tiket karena dia memiliki kelebihan 1 tiket – (terima kasih Elian).
Kronologisnya, saya datang ke tempat konser pukul 17.30 WITA bersama seorang sahabat saya, sebut saja si Eben. Dengan modal keberanian sekaligus nekat dengan iman, kepercayaan dan pengharapan pada Tuhan tentunya kami berangkat ke tempat konser tanpa ada tiket di tangan.
Dengan berusaha lewat sms pada teman-teman serta kenalan kami mencoba berusaha untuk mendapatkan 2 tiket konser ini (meski kelas apa saja). Untuk diketahui ada beberapa kategori kelas tempat duduk untuk konser kali ini. Ada yang reguler, gold dan platinum.
Akhirnya pukul 17.45 WITA kami tiba di tempat konser. Pemandangan antrian masuk yang sudah cukup panjang menjadi penyambut kami berdua.
Karena tidak ada tiket kami pun tidak berani ikut mengantri. Tidak lama berselang, Eben mendapat tiket dari salah seorang panitia yang juga merupakan teman kuliah kami. Begitupun juga saya juga mendapat tiket gratis. Senangnya kami mendapat dua tiket reguler gratis.
Kami berdua langsung menuju ke arah antrian masuk. Eh, kami bertemu dengan senior kami di antrian depan. Terjadilah pembicaraan panjang dengan mereka. Tanpa sadar karena asik bercakap, kami ternyata sudah termasuk dalam barisan antrian terdepan, karena tidak ada yang komplain jadi kami lanjut mengantri. Jadilah kami termasuk barisan depan antrian, padahal rata-rata yang ada di barisan antrian sudah ada dari pukul 4 sore.

Singkat cerita kami pun bisa masuk ke dalam dan duduk di barisan reguler.
Tak lama berselang beberapa orang yang duduk di tempat reguler menerobos tali pemisah antara kelas reguler dan kelas platinum. Kamipun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, langsung saja kami menerobos kerumunan dan duduk di kelas Platinum (kelas dengan biaya tiket paling mahal) agar duduk lebih dekat dengan tim Hillsong yang nantinya akan memulai konser.
Sayangnya, saat lagu pembukaan yang dinyanyikan oleh Eka Deli berakhir kami diperiksa oleh panitia dan dinyatakan harus keluar dari deretan kelas platinum. Malu tentunya, tapi bersyukur yang diusir bukan hanya kami tapi banyak orang.hehe
Saat menuju ke tempat duduk kami sebelumnya ternyata tempat kami sudah diisi oleh orang lain (karena tempat duduk kami sebelumnya ada di deretan terdepan dari kelas reguler). Dengan cepat kami melihat ada beberapa kursi kosong di deretan kelas Gold, maka kami langsung saja duduk disana (kali ini tidak diusir lagi panitia).haha
“tiket gratis, duduk di deretan Gold juga...” menjadi ungkapan syukur saya.
Akhirnya saat yang ditunggu tiba, tim Hillsong langsung menggebrak lewat lagu-lagu yang sudah biasa kami dengar.
Ternyata kejutan belum selesai, salah seorang tim Hillsong yang menjadi Worship Leader mengundang pada para anak muda yang rindu memuji Tuhan untuk dapat mengambil tempat di depan (bertepatan di depan panggung mereka berada).
langsung saja kami menerobos dan mendapat tempat disana.
Tempat yang kami tempati akhirnya bahkan lebih dekat dan posisinya lebih baik daripada deretan kursi kelas Platinum sekalipun.
Puji Tuhan.
Meskipun pada saat khotbah kami duduk di lantai tapi suasana sukacita kami memuji Tuhan di tempat itu bersama tim Hillsong Australia tidak berkurang sedikitpun.

Inilah beberapa snapshoot dari konser ini yang diambil dari BB saya.












Nice...

Tidak sia-sia perjuangan untuk bisa mengikuti Konser ini.

Sekian Catatan dari Hillsong Live Concert at Graha Betany Wanea Plaza Manado

You Might Also Like

6 komentar

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Terima Kasih Untuk Komentar Anda.

Editor Picks

Pesona Batu Dinding Kilo Tiga - Amurang, Minahasa Selatan

Kategori

Catatanku (45) Catatan Ringan (20) Kampus (20) Galeri (17) Motor (16) Opini (16) Blogging (14) Pengalaman (14) CB150R (13) Acara (10) Photo Story (10) Perayaan (9) Travel (9) Bisnis (6) Pelayanan (6) Kehidupan (5) Fotografi (4) Monetize (4) Pelajaran Hidup (4) Politik (4) Hobi (3) Kuliner (3) Post by Email (3) Sahabat (3) Tekno (3) Event (2) Keluarga (2) Motivasi (2) Pemerintahan (2) Sulawesi Utara (2) Abstrak (1) Adventure (1) Broadcasting (1) Film (1) Kesehatan (1) Menulis (1) Musik (1) Radio (1) Review (1) Rohani (1)

visit north sulawesi - catatanbryant.com